Cara Riset Produk untuk Jualan Online – Ingin produk jualan online Anda laris manis? Anda perlu mengetahui lapangan dengan melakukan riset produk. Dengan cara ini Anda dapat mengetahui apakah produk Anda memiliki banyak pesaing atau apakah harga produk yang ditawarkan cukup kompetitif untuk menarik konsumen.

Cara Riset Produk untuk Jualan Online

Tapi bagaimana Anda meneliti suatu produk?

Jangan khawatir, kami telah membuat daftar untuk Anda cara meneliti produk secara online untuk dicoba. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Riset produk adalah proses pencarian informasi tentang suatu produk bisnis, baik dari segi harga, kualitas maupun persaingan. Tujuannya agar Anda mengetahui produk mana yang akan dijual dan cara terbaik untuk menjual dan mengembangkan produk tersebut.

Jika dijabarkan lebih lanjut, maka dilakukan penelitian produk untuk mengetahui tiga hal berikut ini:

  • Potensi produk atau jasa Anda untuk dijual di pasar.
  • Pesaing Bisnis Serupa
  • Cara terbaik untuk mengembangkan produk dan layanan Anda.

Pentingkah melakukan riset produk untuk bisnis online? Sangat penting. Dengan informasi yang Anda dapatkan dari riset produk, Anda dapat mengembangkan strategi penjualan yang efektif.

Baca Juga: Cara meningkatkan Penjualan Online

Riset produk yang baik mencegah kerugian. Karena Anda lebih memahami kebutuhan konsumen sehingga mereka menjual produk yang mereka butuhkan. Anda juga akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana bersaing dengan penjual lain.

Misalnya, Anda ingin menjual masker. Pertama-tama, dapat dilihat apakah tren penjualan masker secara online cukup tinggi. Dengan riset produk ini Anda mengetahui apakah konsumen membutuhkan masker wajah atau tidak.

Plus, Anda bahkan akan tahu jenis masker mana yang paling laku. Lengkap dengan kisaran harga, target pasar dan konten iklan seperti apa yang bisa digunakan untuk menarik konsumen nantinya.

Teliti produk untuk dijual secara online

Setelah Anda memahami pentingnya riset produk untuk bisnis online Anda, inilah saatnya untuk belajar bagaimana melakukan riset produk yang baik. Jangan khawatir, itu mudah! Alat yang akan Anda gunakan semuanya gratis.

Cara riset produk untuk berjualan online antara lain:

  • Menggunakan Google Trends
  • Riset Pasar Populer
  • Menggunakan Perencana Kata Kunci Google
  • Lihat ulasan produk konsumen
  • Isi survei dengan kuesioner

Di bawah ini adalah penjelasan rinci tentang cara meneliti produk untuk dijual secara online:

  1. Menggunakan Google Trends

Metode pertama penelitian produk adalah dengan menggunakan Google Trends, alat yang menunjukkan seberapa sering suatu topik dicari di Google.

Yah, karena Google sendiri adalah mesin pencari yang dominan dengan lebih dari 92% pencarian di seluruh dunia, hasil pencarian Anda pasti akan jauh lebih akurat.

Google Trends hadir dengan beberapa fitur yang memudahkan untuk menemukan dan mempelajari topik. Dari lokasi, rentang waktu, kategori hingga jenis pencarian. Anda dapat menggunakan ini untuk mengetahui popularitas produk yang ingin Anda jual berdasarkan target pasar Anda.

Ini sangat mudah. Anda cukup memasukkan kata kunci yang ingin Anda ketahui di kolom pencarian Google Trends sebagai berikut:

Contoh di atas menunjukkan tren pencarian alat olahraga di Indonesia dalam setahun.

Baca Juga: Apa yang dimaksud dengan Dropbox

Anda tahu tren permintaan pasar dari riset produk. Seperti yang bisa dilihat, grafik cenderung membaik di awal tahun. Artinya, alat olahraga sangat digemari masyarakat saat itu.

Data ini dapat membantu Anda merancang strategi untuk mendorong penjualan produk pada waktu yang ideal itu.

Tidak hanya itu, Google Trends juga dapat mencantumkan produk terkait peralatan olahraga di kolom Penelusuran Terkait. Dalam contoh ini, hasil yang dihasilkan adalah sepeda latihan dan sepeda latihan Kettler.

Jumlah pencarian untuk merek Kettler sangat tinggi, mencapai 400% saat menggunakan opsi Naik atau meningkatkan frekuensi pencarian. Ini bisa menjadi inspirasi Anda untuk menjual produk.

Anda juga dapat mengubah opsi “Tingkatkan” menjadi “Atas”, pencarian paling populer sepanjang masa. Ini berarti Anda lebih menyadari tren dalam jangka waktu yang lebih lama. Misalnya, Anda tahu tren merek sepeda lain, yaitu Berwyn.

Jika Anda tidak yakin dua produk mana yang harus dipilih, Google Trends juga memungkinkan Anda untuk melakukan perbandingan melalui kolom Bandingkan seperti di bawah ini:

  1. Riset Pasar Populer

Cara meneliti produk selanjutnya adalah dengan meneliti produk yang banyak diminati di pasar yang berbeda.

Katakanlah, jika Anda ingin meneliti produk di Shopee. Pertama, Anda membuka situs Shopee melalui browser atau aplikasi di ponsel Anda. Di halaman utama Shopee, Anda akan menemukan kolom Pencarian Populer dan Produk Terlaris.

Nah, ternyata masker kesehatan di bagian Pencarian Populer masih menjadi salah satu produk yang paling banyak dicari. Pada bagian Top Selling Products, produk fashion saat ini paling banyak dibeli dari Shopee.

Survei produk singkat ini akan membantu Anda mempertimbangkan untuk menjual masker dan produk fashion untuk memulai bisnis Anda sesuai dengan tren permintaan konsumen.

Karena hasil pencarian populer dan produk terlaris berubah dari waktu ke waktu, Anda harus memperhatikan perkembangannya sebelum benar-benar memulai bisnis ini.

Lain cerita jika Anda sudah memiliki ide untuk memasarkan suatu produk. Riset produk yang perlu Anda lakukan adalah melihat produk terlaris di ceruk tersebut.

Misalnya, Anda ingin menjual produk ‘sepeda statis’. Caranya, ketik saja kata kunci di kolom pencarian lalu pilih Bestseller di kolom Sortir.

Bisa dilihat bahwa motor sport paling laris di Shopee adalah Twen BB379 Exercise Belt Type Bike. Produk ini telah terjual lebih dari 200 unit per bulan.

Ini bisa menjadi pertimbangan Anda untuk menjual produk jenis ini karena tingkat penjualannya yang menjanjikan

Jika perlu, Anda bisa melanjutkan riset produk yang ada di pasaran. Misalnya, jika Anda hanya ingin menjual produk di kota Anda, gunakan filter lokasi. Dan terapkan berbagai filter seperti metode pembayaran, program promosi, dan lainnya untuk lebih memahami tren produk

  1. Menggunakan Perencana Kata Kunci Google

Produk lain dari Google yang dapat Anda gunakan dalam riset produk Anda adalah Keyword Planner. Dengan alat ini Anda bisa mendapatkan informasi tentang:

Ide kata kunci potensial dari pencarian pengguna Google

Volume kata kunci tertentu yang menunjukkan minat pada suatu produk

Perkiraan kinerja kata kunci, jumlah klik, yang dapat diperhitungkan saat memilih produk

Caranya, Anda tinggal mengetikkan kata kunci produk yang ingin Anda jual di kolom pencarian. Misalnya, Anda mengetik jam tangan lalu tekan Enter.

Hasil yang keluar menunjukkan bahwa kata kunci jam tangan dicari orang sebanyak 10 ribu – 100 ribu kali dalam sebulan. Selain itu, Google Keyword Planner juga mencantumkan berbagai pencarian terkait lainnya seperti jam tangan pria, jam tangan wanita hingga jam tangan Rolex.

Berdasarkan riset produk, Anda dapat mempertimbangkan apakah Anda ingin menjual jam tangan dan jenis apa yang ingin Anda jual.

Dari halaman yang sama, Anda dapat memfilter kata kunci di alat Perbaikan Kata Kunci untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik.

Misalnya, Anda dapat menunjukkan apakah Anda ingin menyertakan merek dalam pencarian Anda. Jika tidak, nonaktifkan Merek atau Non-merek, jenis kelamin, dan lainnya.

  1. Lihat ulasan produk konsumen

Biasanya produk yang laris manis atau sedang trending akan banyak diulas oleh konsumen. Ini memungkinkan Anda untuk melakukan riset produk.

Dengan melihat review, Anda mendapatkan informasi tentang kualitas suatu produk menurut penilaian pengguna. Anda dapat membandingkan testimoni pembeli dengan deskripsi iklan penjual.

Langkah riset produk ini sangat cocok bagi Anda yang berencana menjadi reseller produk tertentu. Jadi, Anda dapat memutuskan apakah suatu produk layak dijual sebagai bagian dari bisnis Anda

Namun, riset produk melalui review juga bisa menjadi salah satu cara untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan produk pesaing bagi Anda yang membuat produk sendiri. Dengan informasi yang diperoleh, Anda dapat menyusun strategi untuk membuat produk Anda lebih baik dari pesaing Anda.

Misalnya, Anda meneliti produk jam tangan pintar populer di satu pasar dan menemukan bahwa Xiaomi Mi Band 5 telah diberi peringkat 11,7 ribu kali.

Jika bisnis niche Anda adalah elektronik atau gadget, pertimbangkan untuk menjual produk ini.

Namun, ada baiknya juga untuk melakukan riset produk dengan melihat ulasan di berbagai platform seperti YouTube, blog, dan lainnya

  1. Lakukan survei dengan kuesioner

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk melakukan riset produk adalah survei dengan menggunakan kuesioner. Berbeda dengan riset produk yang telah dibahas sebelumnya, metode ini merupakan bentuk pendekatan langsung kepada konsumen untuk memperoleh informasi yang lebih detail dan mendalam.

Kunci penelitian produk dengan kuesioner adalah memberikan responden pertanyaan yang tepat yang sesuai dengan target pasar perusahaan Anda. Baik Anda akan meluncurkan produk baru atau ingin mengetahui performa brand perusahaan Anda di mata konsumen.

Misalnya, jika Anda memiliki bisnis aksesoris komputer, pertanyaan berikut dapat digunakan dalam kuesioner:

Seberapa sering Anda menggunakan produk kami?

Fitur apa yang paling Anda sukai dari produk kami?

Apa keunggulan produk kita dibandingkan pesaing?

Fitur apa yang tidak dimiliki produk kami?

Apakah produk kami direkomendasikan untuk lingkungan Anda?

Bagaimana kami dapat meningkatkan produk kami untuk memenuhi kebutuhan Anda?

Kembangkan pertanyaan mendalam untuk mendapatkan respons konsumen yang Anda butuhkan. Anda kemudian dapat mengolah informasi yang diperoleh menjadi strategi untuk meningkatkan penjualan produk.

Mungkin itu saja informasi yang dapat kami sampaikan untuk Anda semua, semoga informasi yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua. Kunjungi situs dari Jasa SEO Jakarta untuk mendapatkan berbagai macam informasi menarik lainnya.