Penyakit Akibat Kolesterol TinggiMenjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam darah adalah sesuatu yang harus dilakukan. Karena memiliki kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena beberapa penyakit yang bisa berbahaya. Kolesterol adalah zat lemak dalam darah. Manusia mendapatkan senyawa ini karena diproduksi di hati dan sebagian diperoleh dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kolesterol darah tinggi, juga disebut hiperkolesterolemia, terjadi ketika kadar kolesterol melebihi kadar normal.

Penyakit Akibat Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol normal sebenarnya bervariasi dari orang ke orang. Itu tergantung pada apakah orang tersebut memiliki risiko lebih tinggi atau lebih rendah terkena penyakit arteri. Namun secara umum kadar kolesterol normal berada di bawah 200 mg/dl. Kolesterol akan tinggi jika hasil tes darah menunjukkan 240 mg/dl.

Meningkatnya kadar kolesterol dapat menyebabkan berbagai masalah kardiovaskular. Dengan asumsi aterosklerosis, akumulasi kolesterol dan plak berbahaya pada dinding arteri. Plak akan menumpuk dan mengurangi aliran darah di dinding arteri, sehingga mengganggu proses sirkulasi darah.

Tak hanya itu, kolesterol tinggi juga bisa mengacaukan sistem pencernaan. Kolesterol tinggi dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam empedu dan akhirnya menyebabkan batu empedu. Faktanya, lebih dari 80 persen kasus batu empedu terjadi akibat kolesterol tinggi.

Padahal, selain masalah di atas, ada beberapa jenis penyakit mematikan yang mengintai penderita kolesterol tinggi. Sesuatu?

  1. Serangan jantung

Serangan jantung adalah penyakit yang paling rentan menyerang seseorang dengan kolesterol tinggi. Hal ini terjadi karena penumpukan plak pada dinding arteri sewaktu-waktu bisa pecah. Bila ini terjadi, dapat menyebabkan penggumpalan darah dan gumpalan yang dapat menyumbat aliran darah ke jantung. Akibatnya, serangan jantung bahkan kematian mendadak menjadi hal yang sulit dihindari.

  1. Stroke

Selain serangan jantung, penyumbatan aliran darah juga bisa menyebabkan stroke. Aliran darah ke otak bisa tersumbat oleh gumpalan darah dan tubuh lebih rentan terkena stroke atau kematian saraf di tubuh.

  1. Nyeri Dada

Salah satu gejala yang terjadi saat kadar kolesterol tinggi adalah nyeri atau nyeri tekan di sekitar dada. Arteri yang memasok darah ke jantung mulai terpengaruh oleh kolesterol tinggi, yang menyebabkan nyeri dada (angina) dan gejala penyakit arteri koroner lainnya.

  1. Memicu Kolesterol Tinggi

Padahal, selain faktor internal, ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko peningkatan kadar kolesterol. Kebiasaan makan dan gaya hidup adalah salah satu yang dapat menyebabkan kondisi ini. Selain itu, kelebihan berat badan atau obesitas merupakan faktor penyebab kolesterol tinggi.

Maka salah satu cara untuk menghindari kolesterol tinggi adalah dengan menjaga keseimbangan berat badan. Lakukan pengukuran Body Mass Index (BMI), jika BMI Anda di atas 30 Anda lebih berisiko terkena kolesterol tinggi.

Kurang olahraga juga bisa menyebabkan obesitas. Selain menjaga berat badan, olahraga teratur bahkan dapat membantu meningkatkan HDL, yang juga dikenal sebagai “kolesterol baik” dalam tubuh. Olahraga juga dapat membantu mengurangi penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh.

Hal lain yang harus Anda lakukan untuk mencegah kolesterol tinggi adalah berhenti merokok atau menghindarinya. Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah dan cenderung menumpuk timbunan lemak di dalam tubuh. Artinya merokok dapat menyebabkan obesitas sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik.

Itulah beberapa penyakit yang disebabkan oleh kolestrol yang tinggi, segera periksakan kadar kolesterol anda dengan medical check up, untuk harga medical check up anda bisa cek di website plaza medis selaku layanan website kesehatan.

Jadi anda tidak perlu khawatir masalah biaya medical check up, mungkin hanya ini informasi yang dapat kami berikan semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi anda semua ya.