Waspada Cracking yang sedang Marak – Ada banyak kejahatan dunia maya yang mengintai di dunia internet. Salah satu yang paling berbahaya adalah jongkok. Pernahkah Anda mendengar berita tentang pelanggaran data e-niaga? Itu hanya salah satu contoh dari banyak kelemahan jongkok.

Waspada Cracking yang sedang Marak

Kejahatan dunia maya ini memiliki tujuan kriminal. Biasanya peretasan dapat menyebabkan jaringan dan data Anda diretas, yang dapat menyebabkan kerugian.

Jadi mari kita pelajari bersama apa itu squat, perbedaan hacking, jenisnya, efeknya, dan cara menghindari squat dengan tips berikut.

Cracking adalah meretas keamanan komputer untuk tujuan jahat atau kriminal. Dikenal sebagai salah satu kejahatan dunia maya paling serius dan berbahaya.

Peretas, orang yang memecahkan kejahatan dunia maya, dapat menggunakan keterampilan pemrograman mereka untuk membobol sistem, program, atau akun perangkat lunak keamanan komputer.

Ya, itu seperti pencuri yang membuka brankas dengan kunci kawat. Peretas memanipulasi kunci keamanan atau kata sandi dan menggunakan celah ini untuk membobol sistem komputer.

Secara obyektif? Tentu saja banyak.

Mencuri data di komputer Anda, menjual informasi rahasia, bahkan dapat merusak jaringan atau sistem komputer.

Mengerikan, ya? Mari baca terus untuk mengetahui cara menghindarinya!

Perbedaan antara cracking dan hacking

Banyak yang masih belum mengerti perbedaan antara hacking dan hacking. Meski sama-sama merupakan kejahatan dunia maya, peretasan ini bisa dibilang lebih waspada. Karena sebenarnya kedua tujuan tersebut sangat berbeda.

Hacking biasanya dilakukan oleh para hacker untuk mengasah kemampuan hacking mereka. Bahkan dengan tujuan yang lebih positif.

Perbedaannya adalah cracking mencari kelemahan dalam sistem dan juga menggunakannya untuk tujuan negatif, untuk keuntungannya sendiri. Perbuatan ini juga sudah sampai pada tingkat kejahatan.

Nah, Anda bisa membandingkan perbedaan keduanya pada tabel di bawah ini. Hacker juga terbagi dua. Peretas topi putih, pria baik yang bisa menguji sistem. Dan juga peretas topi hitam, antagonis yang perilakunya 11-12 dengan cookie.

Bangun peretas, hancurkan kerupuk. Jadi perbedaannya lebih jelas, kan?

Meskipun hacking tidak berbahaya seperti hacking, Anda harus berhati-hati. Kejahatan dunia maya masih merupakan kejahatan dan tujuan utamanya adalah sistem keamanan Anda.

Jenis Cracking:

Kejahatan dunia maya juga memiliki banyak bentuk. Sementara semua ditakdirkan untuk kehancuran, prosesnya mungkin berbeda.

Berikut adalah beberapa jenis cracking yang harus Anda ketahui dan pahami yang telah kami kutip dari situs Jasa SEO Terbaik.

  1. Deskripsi kata sandi kata sandi

Peretasan kata sandi berarti cara bagi peretas untuk mendapatkan akun atau mengakses sistem menggunakan kata sandi data yang tersimpan.

Biasanya password dienkripsi pada website atau aplikasi, sehingga sistem tidak bisa langsung terbaca. Tujuannya, agar cracker tidak mudah membobol password pengguna. Sistem ini disebut hashing.

Misalnya di website pembuatan password ini kode saya adalah 123 sehingga bisa dienkripsi menjadi 4cny6h97dg750jdo3m. Setiap situs memiliki algoritma hashing sendiri, sehingga enkripsi untuk setiap kata sandi dan situs mungkin berbeda.

Saat Anda masuk, sistem akan mencocokkan kata sandi yang Anda masukkan dengan hash 4cny6h97dg750jdo3m. Jika cocok, Anda dapat masuk ke sistem; jika tidak, akses akan ditolak.

Namun, karena niat jahat, deskripsi masih dapat menghambat akses. Ada dua hal yang biasanya dibutuhkan kerupuk, yaitu:

  • Sistem hash yang digunakan situs;
  • Kombinasi algoritma hashing yang digunakan situs.

Cracker mendapatkan akses ke sistem hash dengan menguji dan menirunya. Setelah sistem hashing tersedia, cracker akan menggunakan program khusus dan komputer rakitan.

Tujuannya, agar alamat IP tidak mudah dibobol dan menghasilkan banyak password sekaligus.

Ada tiga metode peretasan kata sandi yang paling sering digunakan:

  • Brute force: algoritma yang menghasilkan karakter acak untuk mendapatkan kata sandi yang benar.
  • Penguraian kamus – mencocokkan kata dengan hash situs, yang kemudian menghasilkan kombinasi karakter. Deskripsi berhasil jika hash cocok dengan file kata sandi.
  • Crack rainbow table: hitung nilai hash untuk mengetahui enkripsi untuk mendapatkan kata sandi.

Selain ketiga metode di atas, masih banyak metode cracking password yang menjadi metode ninja para hacker. Misalnya, phishing, menebak, malware, navigasi lateral, rekayasa sosial, dll.

Apakah Anda ingin tahu cara menghindari peretasan kata sandi? Baca terus artikel ini untuk mengetahui informasinya!

  1. Cracking perangkat lunak

Deskripsi perangkat lunak berarti meretas dengan mengubah atau menonaktifkan fungsi perangkat lunak tertentu.

Biasanya target fleksibel nya adalah software berbayar. Peretas dapat meretas perlindungan salinan yaitu perlindungan konten (perangkat lunak, aplikasi, dll.) menggunakan hak cipta untuk mencegah pembajakan oleh pihak ketiga.

Setelah berhasil memperkenalkan celah perlindungan salinan, cracker biasanya menghapus permintaan lisensi, menonaktifkan verifikasi nomor seri, membuka fitur premium, dll.

Hal ini tentu merugikan pemilik software atau aplikasi tersebut. Karena hasil cracking bisa dibagikan secara gratis dan bebas royalti.

Ada tiga alat yang paling sering digunakan cracker untuk melancarkan aksinya, yaitu:

  • Alat Keygen – Program komputer atau alat yang dapat menghasilkan kunci lisensi untuk produk perangkat lunak.
  • Patch: Bagian kecil dari program komputer yang dapat mengubah kode program lain. Misalnya, menghapus fitur lisensi, pop-up berbayar, dll.
  • Loader – Alat untuk memblokir tindakan keamanan perangkat lunak saat sedang berjalan. Mereka biasanya ditemukan di game multipemain online.

Eits, jangan senang, kamu bisa menggunakan aplikasi gratis. Banyak perangkat lunak gratis bahkan mengandung virus berbahaya, baik untuk akun Anda maupun untuk data dan perangkat Anda.

Hal ini dikarenakan software atau aplikasi tersebut tidak lagi memiliki lapisan perlindungan yang sama seperti aslinya.

Peretas juga dapat dengan sengaja mendistribusikan perangkat lunak gratis untuk mengumpulkan data Anda dengan mudah.

  1. Jaringan Cracking

Apakah Anda pernah menggunakan Wi-Fi? Jadi waspadalah terhadap kemungkinan kerusakan jaringan.

Retak jaringan berarti meretas ke dalam LAN atau jaringan lokal dengan merusak keamanan. Biasanya target utamanya adalah pengguna WIFI.

Misalnya, Anda berada di kafetaria dan mengakses internet melalui WIFI publik. Seorang peretas dapat membobol jaringan dan meretas informasi pribadi Anda.

Untuk mengantisipasinya, selalu gunakan jaringan yang aman seperti WiFi yang dilindungi kata sandi dan hindari WiFi publik. Lindungi juga data Anda dengan VPN.

Mungkin hanya itu saja yang dapat kami sampaikan untuk Anda semua, semoga informasi yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua. Kunjungi situs dari Jasa SEO Jakarta untuk mendapatkan berbagai macam informasi menarik lainnya.